Kita lebih senang memberikan kode, padahal dialog selalu memberikan titik terang. Perasaan yg terbang tak selalu berujung mendarat dg selamat. Kau sering blg kau menyayangiku. Tapi utk bertemu kau sering tak punya waktu. Di tengah badai, aku memeluk kenangan kita. Kita pernah melengkapi langkah satu sama lain. Degup kita pernah seirama, dan doa kita pernah satu rupa.
.
Tangan kita pernah tak hendak melepas. Wajar saja aku mengingatmu sewaktu-waktu. Kau dulu seseorang yg ku kejar mati-matian, hingga akhirnya membuat jiwaku mati sungguhan. Di langit yg kau tatap, ada rindu yg ku titip. Berharap titipan-titipan yang ku kirimkan kau baca, atau jika tidak pun kau baca, kau tahu bahwa hari ini aku memikirkanmu seperti biasa, tak kekurangan, tak berlebihan.
.
Kita saling berdiri di tepian keangkuhan. Kita tak perlu menyiksa diri utk memperbaiki kesalahan dg kembali melakukan kesalahan. Jika saat ini memang tak banyak lagi yg bisa kita lakukan, maka berdoalah. Dan aku kembali memandangi langit, dan aku selalu senang. Karena disana dapat kutemui dirimu.
2019/02/06
Langit
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
patah
kon on katanya setiap orang akan mengalami patah yang akan merubah cara pandang tentang cinta seumur hidupnya. jadi sebelum kamu memasuki hi...
-
Belum dapat saya cerna dgn baik dalam pikiran saya, kenapa banyak dari kita yg menertawakan aib dan kekurangan2 pemimpin kita. Seseorang yg ...
-
Berawal dari chit chat di WA dengan Ratna, mantan anak KP ciheras yg lebih senior dari saya. Banyak hal yg kami bahas mulai dari hal2 berat ...
-
MAKALAH DASAR TEKNIK ELEKTRO TENTANG IDE GILA Disusun oleh: KELOMPOK 7 AMANDA KH...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar