2020/05/30

tentang kesepian

Saat kita tdk siap dengan rasa sepi maka ada beberapa hal yang harus kita pertanyakan lagi dlm diri kita." kenapa saya tdk suka sepi?" "kenapa saya tdk merasa nyaman sama diri saya sendiri?" "kenapa saya selalu mencari orang lain utk menghilangkan rasa sepi?" "kenapa saya mencari dunia lain saat merasa kesepian di dunia nyata?"
.
Jangan-jangan ketakutan kita akan sepi karena kita belum merasa nyaman dengan diri kita sendiri, kita belum tahu dan menemukan apa yang sebenarnya kita inginkan. Sehingga kita berpikir bahwa membangun hubungan dengan orang lain hanya karena tidak mau merasa sepi adalah hal yang baik-baik saja. Padahal bisa saja orang lain yang akan jadi korban dari ketidakdewasaan kita, hanya karena kita takut sepi, kita memutuskan untuk bersama orang lain yang sebenarnya bukan orang yang kita butuhkan dalam hidup.
.
Beberapa orang terlalu takut untuk menghadapi rasa sepi, terlalu takut untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia akan baik-baik saja dengan sepi, sepi bukanlah sesuatu yang 'selalu' identik dengan kata menyedihkan. Teman saya pernah berkata bahwa sepi adalah cara Tuhan menitipkan beribu pesan agar kita menghargai semua yang telah hadir dalam hidup kita, entah itu keluarga, sahabat, teman, ataupun kekasih. Atau kita bisa menyebut sepi itu rindu, karena sepi adalah sebagian dari itu.
.
Kita hanya belajar bahwa dari siang hanyalah cara langit menghangatkan sepi. Selepas pagi, berlari dari gelap yang sunyi. Meski nanti akhirnya kembali lagi; pada sepi. Dan cara terbaik merayakan kesepian adalah dengan tidak menganggap diri lebih esa dari Tuhan. .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

patah

kon on katanya setiap orang akan mengalami patah yang akan merubah cara pandang tentang cinta seumur hidupnya. jadi sebelum kamu memasuki hi...