Suatu hari seorang syaikh sekaligus guru besar universitas terkemuka di kawasan teluk diundang utk memberikan ceramahnya di suatu tempat. Beliau menyampaikan masalah2 sosial yg dihadapi dunia islam saat ini.
.
.
Namun alangkah terkejutnya ketika ada seseorang yg berteriak menggebu2 mengatakan solusi permasalahan tsb hanya satu, yaitu menegakkan khilafah. Lantas, sang syaikh tsb tersenyum dan berkata, "tanpa bermaksud meremehkan apa yg engkau katakan tolong renungkan baik2, bagaimana kita akan menegakkan khilafah sdgnkan kita menyatukan hari raya idul fitri saja tidak bisa!".
.
.
Begitulah kira2 kutipan yg ku dapat di novel ayat2 cinta 2. Cuplikan kisah yg sangat menyentak hati dan pikiran. Kata2 sang syaikh tsb memang terlihat sederhana, namun mengandung fiqih realitas dan fiqih sosial yg sangat dalam dan luas. Betapa tidak, padahal utk bertemu dgn hari raya idul fitri kita digembleng lahir dan batin utk bersatu serta bersama2, baik itu utk shalat berjamaah bersama, buka puasa bersama, tarawih dan witir bersama, dst. Begitu indahnya, tetapi semua sirna ketika hari raya idul fitri 1 syawal tiba. Syiar utk bersama dan bersatu dalam hari raya gagal utk di terapkan.
.
.
Mungkin saja ada yg akan berkata nantinya bahwa ketika gagal menyatukan hari raya tsb maka ungkapan2 bijak dan saling hibur satu sama lain perihal "hormatilah perbedaan" atau "dalam perbedaan pendapat itu adalah rahmat". Tetapi itu adalah kalimat yg tidak pada tempatnya.
.
.
Seorang faqih sejati harus tahu mengenai perihal kapan perbedaan pendapat itu rahmat dan kapan persatuan harus diutamakan. Ada kalanya pendapatnya harus ditinggalkan dan ia ikuti pendapat yg lain demi persatuan umat.
.
.
Bukankah hal ini telah ditunjukkan dgn sangat baik oleh Abdullah bin Mas'ud? Ketika itu beliau diprotes karena mengkritik khalifah Utsman soal mengqashar shalat. Ketika ia shalat qashar bersama rasulullah S. A. W, Abu bakar, dan umar yg mana mereka semua mengqashar shalat ketika itu menjadi dua rakaat dan ketika beliau shalat bersama utsman beliau menyempurnakan empat rakaat shalatnya bersama utsman.
.
.
Beliau diprotes "anda mengkritik utsman ttg mengqashar sholat namun anda sendiri shalat tetap empat rakaat dan bermakmum di belakang utsman". Maka Abdullah bin Mas'ud menjawab "perselisihan itu buruk"!!!
.
.
Maka jika kita cerminkan dgn kondisi saat ini apa yg kita lihat dan rasakan? Kita yg seharusnya berlaku lemah lembut kpd saudara sendiri dan berlaku tegas dan kalau diperlukan keras kpd musuh malah berlaku sebaliknya. Kita tegas bahkan keras kpd saudara kita tetapi lemah lembut kpd musuh2 kita. Dimanakan lagi bisa kita temukan pakar2 dan ahli keilmuan yg lapang dada dan faqih sejati sepeti Abdullah bin Mas'ud? Padahal bisa saja beliau adu dalil dgn Utsman dan sudah pasti bisa menang secara dalil. Tetapi saat itu imamnya adalah Utsman, sang khulafur rasyidin yg harus dihormati dan kebersihan jiwanya tak diragukan lagi.
.
.
Org2 terdahulu telah banyak menorehkan tinta emas keteladanan yg begitu dalam dan indah dalam menyikapi perbedaan2 utk tetap menjaga persatuan. Oh, memang keteladanan sangatlah diperlukan saat ini.
.
.
Masih segar juga di ingatan kita bagaimana peristiwa penaklukan mekkah, atau bukan penaklukan mekkah akan tetapi lebih cocok disebut dgn peristiwa pembebasan kota mekkah. Dimana saat itu berbondong2 org2 masuk islam. Hal menarik yg bisa diambil adalah bagaimana banyak org berbondong2 masuk islam tanpa rass terpaksan dan ragu.
.
.
Berbondong2 org masuk islam lebih dalam lagi kita lihat bahwa semua krn torehan2 keteladanan dan kelembutan rasulullah S. A. W kpd org lain bukan dgn pedang dan peperangan.
2018/07/29
Keteladanan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
patah
kon on katanya setiap orang akan mengalami patah yang akan merubah cara pandang tentang cinta seumur hidupnya. jadi sebelum kamu memasuki hi...
-
Belum dapat saya cerna dgn baik dalam pikiran saya, kenapa banyak dari kita yg menertawakan aib dan kekurangan2 pemimpin kita. Seseorang yg ...
-
Berawal dari chit chat di WA dengan Ratna, mantan anak KP ciheras yg lebih senior dari saya. Banyak hal yg kami bahas mulai dari hal2 berat ...
-
MAKALAH DASAR TEKNIK ELEKTRO TENTANG IDE GILA Disusun oleh: KELOMPOK 7 AMANDA KH...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar