Angka 8 merupakan angka mistis sekaligus menyenangkan jika pernah merasakan Kerja Praktek Lapangan di PT Lentera Bumi Nusantara tepatnya di Ciheras. Setiap pukul 8 pagi dan 8 malam seluruh mahasiswa KP bersama kak Inay dan bg Ricky akan melakukan briefing dan evaluasi kegiatan per individu yg direncanakan serta "dihakimi" oleh si pembuat rencana kegiatannya masing2.
.
Maka angka 8 pagi selalu menjadi pagi yg ceria krn rencana2 kegiatan yg disampaikan masing2 individu selalu keren dan disampaikan dg gaya khas masing2. Namun, angka 8 malam bisa berubah sebaliknya. Sewaktu saya dan rekan2 KP dari TE UNRI menyampaikan eval kami masing2 bertepatan dg flat progressnya rencana2 yg telah kami buat di pagi hari saat briefing.
.
Maka terkadang jadilah angka 8 malam menjadi angka mistis krn bg Ricky memperlihatkan "rasa peduli dan sayangnya" kpd kami dengan menggulai kami menggunakan "motivasi2" dan "quote" pedas yg lebih pedas dari gulai daging yg cabenya triple pedasnya. Maka di saat "galau" seperti inilahah warung milik Bu Susi yg tepat berada di kompleks PT LBN menjadi pelipur lara dan pengobat rindu kami yg telah digulai saat eval selesai kira2 pkl 9 atau 10 malam setelah bg Ricky mendongengkan buku2 berbahasa jepangnya kpd kami.
.
Satu hal yg sangat terkenang bagiku adalah loyalitas dan kesungguhan bu Susi dan keluarga saat membuka warung makannya. Pasca proses penggulaian sehabis eval saya dan rekan2 dari UR "menikmati" malam bersama secangkir kopi buatan bu Susi. Sebelumnya memang kami biasa "nongkrong" sehabis eval di warung bu susi sampai sebelum tengah malam. Namun pasca penggulaian di hari itu kami agak larut malam menghabiskan waktu di teras warung bu Susi. Terlihat bu Susi yg membuka warungnya dari pkl 7an pagi terkantuk2 di depan tv warungnya menunggu para pelanggan setianya menghabiskan kopinya dan pulang ke mess masing2.
.
Hal ini tak terjadi sekali saja. Ketika pertengahan masa KP ku hal yg sama berulang kembali. Ketika itu bu Susi terlihat kurang enak badan. Namun beliau tetap tak mau menutup warungnya jika ada pelanggannya yg masih duduk di warungnya.
Memang terlihat sederhana. Namun begitu dalam pelajaran yg di"contohkan". Memberikan nilai2 bahwa berdangan/menjual jasa itu bukan sebagaimana hanya soal hak dan kewajiban penjual dan pembeli terpenuhi. Tetapi, bagaiaman kita membuat org yg kita layani menjadi puas dg apa yg kita berikan.
.
Berbeda mental seorang pelayan dan mental melayani. Kamu termasuk org yg bermental pelayan atau yg bermental melayani??
2018/07/08
Perbedaan Mental Pelayan dan Mental Melayani
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
patah
kon on katanya setiap orang akan mengalami patah yang akan merubah cara pandang tentang cinta seumur hidupnya. jadi sebelum kamu memasuki hi...
-
Belum dapat saya cerna dgn baik dalam pikiran saya, kenapa banyak dari kita yg menertawakan aib dan kekurangan2 pemimpin kita. Seseorang yg ...
-
Berawal dari chit chat di WA dengan Ratna, mantan anak KP ciheras yg lebih senior dari saya. Banyak hal yg kami bahas mulai dari hal2 berat ...
-
MAKALAH DASAR TEKNIK ELEKTRO TENTANG IDE GILA Disusun oleh: KELOMPOK 7 AMANDA KH...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar