Sambut baik rasa tidak setuju itu. Ingatlah slogan "apabila dua org mitra selalu setuju maka salah satu dari mereka tidak diperlukan". Jika ada beberapa hal yg beluk kita pikirkan, bersyukurlah jika hal tsb telah diberitahukan kpd kita. Mungkin ketidaksetujuan ini merupakan kesempatan kita utk dikoreksi sebelum kita membuat kesalahan serius.
.
Jangan percaya pada kesan pertama naluri kita. Reaksi alami kita yg pertama dalam sebuah situasi yg tdk mengenakkan adalah menjadi defensif. Maka berhati2lah, tenanglah dan perhatikan reaksi pertama kita. Mungkin itu merupakan bagian terburuk dari diri kita, bukan reaksi terbaik.
.
Kendalikan kemarahan kita, ingatlah bahwa kita bisa mengukur besarnya sesorang melalui hal2 yg membuatnya marah.
.
Selanjutnya dengarkan dahulu. Beri kesempatan lawan bicara kita utk berbicara. Biarkan ia menyelesaikan bicaranya. Jangan menolak, mempertahankan diri/berdebat, apalagi memotong pembicaraannya. Semua itu hanya akan mempertinggi tembok penghalang antara kita dan lawan bicara kita tsb. Berusahalah utk membangun jembatan pengertian. Jangan membangun penghalang yg lebih tinggi lagi dari kesalahpahaman kita nantinya.
.
Carilah bidang2 kesepakatan. Jika kita sudah mendengar perkataan lawan kita, pikirkan dahulu pokok2 atau bidang2 yg kita setujui. Jujurlah. Cari wilayah2 mana yg kita bisa menerima kesalahan dan sampaikan hal itu. Minta maaflah atas kesalahan kita. Hal ini akan sangat membantu utk melucuti senjata lawan dan mengurangi sikap defensifnya tsb.
.
Berjanjilah utk memikirkan ide2 lawan bicara kita tsb dan pelajari ide2 itu dg seksama. Lakukanlah dg sungguh2. Lawan kita bisa jadi benar. Jauh lebih mudah pada tahap ini utk memikirkan pandangan2 mereka dibandingkan kita maju dg cepat dan mendapatkan diri kita dalam posisi dimana lawaj bicara kita berkata " kami sudah berusaha menyampaikan kpd anda, tetapi anda tidak mau mendengarkannya".
.
Berterimakasihlah pada lawan anda dg tulus utk minat2 mereka. Siapapun yg mau meluangkan waktu utk menyatakan tdk setuju dg kita berarti dia berminat dalam hal yg sama seperti kita. Pikirkan mereka sbg org2 yg benar2 ingin menolong kita. Dan kita bisa menjadikan lawan kita tsb menjadi kawan kita nantinya.
.
Dan terakhir jangan terburu2 bertindak, beri waktu utk memikirkan masalahnya. Ajukan utk dibahas dipertemuan selanjutnya, sebelum mempersiapkan pertemuan selanjutnya tsb ajukan beberapa pertanyaan2 sulit kpd diri kita sendiri utk menginstropeksi diri kita dan mencari jalan keluar dari permasalahan tsb.
.
Socrates berkata berulang kali kpd para pengikutnya di Athena bahwa "saya hanya tahu satu hal, yaitu saya tidak tahu apapun". Maka kita tdk bisa berharap lebih cerdas dan baik dari pada Socrates, untuk itu berhentilah mengatakan org lain bahwa mereka salah.
Nb dikutip dari buku karya Dale Carnegie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar