2018/09/12

Kenapa kita harus mengkritik?

Kritik menempatkan seseorang dalam posisi defensif dan biasanya akan membuat org tsb berusaha mempertahankan dirinya. Kritik dapat menjadi berbahaya krn bisa melukai rasa kebanggan seseorang dan membangkitkan rasa benci. Perlu pendekatan berbeda agar pemikiran yg kita miliki dapat sampai dgn baik dan diterima oleh org tsb krn tak semua org memiliki penerimaan terhadap sesuatu hal dgn baik.
.
Sudah menjadi sifat manusia, mereka yg bersalah akan menyalahkan org lain. Maka mari kita sadari bahwa kritik itu seperti merpati pos, merpati pos yg akan selalu kembali pulang. Mari kita sadari bahwa org yg akan kita koreksi apalagi kita caci maki di dalam kritikan kita tsb akan mempertahankan dirinya serta bisa saja membalas mencaci kita.
.
Walaupun hati nurani kita berteriak2 agar kita melakukan kritik, ingatlah bahwa jika kita tdk ingin "dihakimi" maka janganlah kita "menghakimi" org lain. Jika kita berada di posisi org yg kita kritik, bisa saja kita bertindak dg cara yg sama dgn mereka jika kita berada di dalam situasi yg sama dg yg mereka hadapi.
.
Dapat kita telisik kembali dibalik kesuksesan Benjamin Franklin dalam menangani hubungan sesama manusia sehingga ia dijadikan duta besar Amerika utk Prancis bahwa ia berkata rahasia suksesnya adalah ia tidak akan membicarakan hal buruk ttg seorang pun dan hanya membicarakan hal yg baik ttg semua org. Tuhan sendiri tidak menghakimi org hingga tiba pada akhir hari2nya. Lantas kenapa kita harus menghakimi org tsb? Daripada kita mencerca dan mencaci org tsb di dalam kritik kita bukankah berusaha utk mengerti mengapa mereka melakukan hal yg kita anggap tdk benar tsb jauh lebih baik dan bermanfaat sehingga melahirkan minat, simpati, toleransi, dan membangun perspektif baru dalam kita utk bersikap dgn benar dan tepat dalam menghadapi org tsb?
.
Maka tatkala kita berhubungan dg manusia, mari kita mengingat bahwa kita tdk berhubungan dg makhluk yg penuh dgn logika saja. Tetapi kita berhubungan dg makhluk yg penuh dgn emosi, prasangka, dan dimotivasi oleh rasa bangga dan sombong di dalam dirinya, termasuk diri kita sendiri berlaku hal seperti ini pada dasarnya. Karena prinsip paling dalam pada sifat dasar manusia adalah kebutuhan utk dihargai. Maka, maaf yg setulus dan sedalam2nya dari saya bagi siapapun yg pernah saya kritik, mari kita memulai pendekatan dan cara2 berinteraksi satu sama lain dgn lebih baik lagi.

Nb: dikutip dari buku karya Dale Carnegie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

patah

kon on katanya setiap orang akan mengalami patah yang akan merubah cara pandang tentang cinta seumur hidupnya. jadi sebelum kamu memasuki hi...