Pendapat merupakan hasil kerja pikiran utk menemukan sesuatu hal yg ingin dikemukakan sbg anggapan seseorang dalam menyikapi masalah tertentu. Pendapat dapat dikeluarkan secara bebas namun tentu tetap tidak melanggar batas2 kebebasan org atau hal2 lain yg telah disepakati dan dimaklumi bersama..
.
Beranjak dari pemaparan tersebut, dapat kita lihat bagaimana fenomena2 yg terjadi belakangan ini sangat banyak pendapat2 org/masyarakat/elit politik dll menjadikan keragaman hasil pemikiran satu dgn yg lainnya. Hal ini patut kita syukuri bahwa masyarakat kita masih menjalanlan akal pikirannya sbg mana mestinya. Tetapi, ada satu hal menarik yg menjadi fokus perhatian saya. Hal tsb adalah perbedaan2 hasil pemikiran masing2 org tsb menimbulkan gesekan2 bahkan tak jarang perdebatan2 yg cenderung tdk menghasilkan solusi atau titik temu dalam memandang masalah secara objektif apalagi landasan acuan dalam menyelesaikan suatu permasalahan yg ada.
.
Belakangan ini perbedaan pendapat dan kepentingan telah mengubah persahabatan menjadi permusuhan. Dulunya kawan, kini menjadi lawan. Dulunya bersatu, kini menjadi berpecah belah. Dulunya saling menutupi, kini saling bongkar aib. Dulunya saling menguatkan, kini saling melemahkan.
.
Perbedaan pendapat ini telah membuat para para pemilik pemikiran menjadi saling hujat satu sama lain, perang dingin, saling serang dan saling sindir di media massa, media sosial dll. Mereka yang mengedepankan egonya masing-masing. Akibatnya, "pembaca" apalagi rakyat menjadi kehilangan panutan, mengalami krisis figur pemimpin teladan.
.
Tak hanya itu, dapat kita temukan jua belakangan ini lembaga2 pers ataupun jurnalistik yg seharusnya menulis dan menyampaikan fakta tanpa mencampur adukkan opini pribadinya didalam tulisan yg ia temukan berubah menjadi pers yg mencampuradukkan fakta dan opini di dalam tulisannya. Sehingga tupoksinya sbg pers yg mengedapkan fakta tanpa ada yg ditutup2i tak lagi menjadi tupoksi dan landasan bergeraknya.
.
Sangat disayangkan, padahal para pendahulu2 kita telah mengajarkan bagaimana kita dalam menyikapi suatu permasalahan yg kita tak setuju dgn apa yg menjadi buah pikirannya yaitu dgn cara menguatkan buah pikiran kita menjadi pendapat yg lebih baik dan kuat daripada org tsb. Saat ini malah demi pendapatnya tercapai dalam suatu permusyawaratan atau di suatu diskusi tak jarang digunakan hal2 yg menyerang pribadi dan hal2 lain yg tak berhubungan dg apa yg menjadi buah pikiran lawannya tsb. Oh, kita memang perlu belajar arti kemerdekaan menyampaikan pendapat dan arti persatuan tsb.
2018/09/06
Pendapat dan Menghargai
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
patah
kon on katanya setiap orang akan mengalami patah yang akan merubah cara pandang tentang cinta seumur hidupnya. jadi sebelum kamu memasuki hi...
-
Belum dapat saya cerna dgn baik dalam pikiran saya, kenapa banyak dari kita yg menertawakan aib dan kekurangan2 pemimpin kita. Seseorang yg ...
-
Berawal dari chit chat di WA dengan Ratna, mantan anak KP ciheras yg lebih senior dari saya. Banyak hal yg kami bahas mulai dari hal2 berat ...
-
MAKALAH DASAR TEKNIK ELEKTRO TENTANG IDE GILA Disusun oleh: KELOMPOK 7 AMANDA KH...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar